Langsung ke konten utama

Postingan

Upgrade Galaxy Mini ke Gingerbread

Bismillahirahmannirahim... Langsung aja yah, langkah-langkah dan apa saja yang diperlukan untuk upgrade Android Lil' G (Galaxy Mini) ke Roti Jahe a.k.a Gingerbread. Bahan-bahan yang diperlukan: Galaxy Mini, ga perlu di Root terlebih dahulu. Pastikan baterai diatas 50%, cuma make sure  aja ga ada apa-apa ditengah jalan nantinya. Jangan lupa semua settingan kalau ada yang penting di backup dulu, karena semua settingan akan hilang, begitu juga dengan aplikasi. jadi biar tidak lupa, save dulu aplikasi apa saja yang sebelumnya sudah terinstall di HP. Cabut sim card dan memory external (ini juga buat jaga-jaga saja) Download Aplikasi yang dibutuhkan disini . Aplika si  'Odin Multi uploader' dan file-file mentahan gingerbread sudah include  didalam. password:  samfirmware.com Laptop/ PC minimal windows XP. Langkah-langkah membuat roti jahe: Ekstrak file yang di download tadi, simpan dimana saja boleh. asal inget yah nyimpinya dimana. jik...

Cara ROOT Galaxy Mini

Bismillahirahmannirahim... Androiders pasti sudah kenal yah yang namanya ROOT. kalau belum, mari kita bahas. Root itu jika dianalogikan dengan PC, itu memberi hak Administrator. Jadi sang user  bisa lebih banyak mengatur karena hak administrator adalah hak yang tinggi pada suatu OS, ada beberapa file/ data bisa di "otak-atik" ketika kita sudah memiliki hak Admin atau Root pada Android. trus kalau misalkan androidnya sudah di Root, apa aja sih manfaatnya? Ada aplikasi yang tidak diperuntukkan di Indonesia kita bisa mendapatkannya. namun ini harus pakai aplikasi Market enabler, aplikasi ini membutuhkan Root akses. Misalkan kita install aplikasi tanpa download langsung dari market, jadi sang user  hanya mencari aplikasi mentahan .apk nya kemudian install. jika demikian, maka user  tidak akan menerima notifikasi jika ada update software terbarunya. dengan market enabler semua masalah teratasi. install aplikasi di memory external, jika sudah di root kita dapat memi...

Cara mengkonfigurasi batas ukuran berkas (.pst) dan (.ost) pada Outlook 2007 dan pada Outlook 2003

Microsoft Office Outlook 2007 dan Microsoft Office Outlook 2003 mendukung berkas map personal (.pst) dan berkas map offline ANSI (American National Standards Institute) dan UNICODE. Artikel ini menjelaskan cara menggunakan empat entri registri berikut ini untuk membatasi ukuran berkas .pst dan .ost: Entri registri MaxBerkasSize Entri registri WarnBerkasSize Entri registri MaxLargeBerkasSize Entri registri WarnLargeBerkasSize Entri registri MaxBerkasSize Entri registri MaxBerkasSize menentukan ukuran maksimum absolut yang menjadi batas bagi berkas .pst dan .ost saat berkembang. Setelah ukuran maksimum ini dicapai, Outlook tidak mengizinkan ukuran berkas meningkat melampaui batas ukuran ini. Entri registri WarnBerkasSize Entri registri WarnBerkasSize menentukan data maksimum yang dapat dimiliki oleh berkas .pst dan .ost. Setelah data maksimum dicapai, baik itu berkas .pst maupun .ost tidak akan diperbolehkan untuk menambah lebih banyak data. Meskipun demikian, ukuran ...

How to configure the size limit for both (.pst) and (.ost) files in Outlook 2010, Outlook 2007, and in Outlook 2003

Microsoft Office Outlook 2010, Microsoft Office Outlook 2007, and Microsoft Office Outlook 2003 support American National Standards Institute (ANSI) and UNICODE personal folders (.pst) and offline folder (.ost) files. This article describes how to use the following four registry entries to limit the size of both the .pst and the .ost files: The MaxFileSize registry entry The WarnFileSize registry entry The MaxLargeFileSize registry entry The WarnLargeFileSize registry entry Note  The WarnLargeFileSize and WarnFileSize registry entries do not enable Outlook to warn you before the file size limit is reached. The MaxFileSize registry entry The MaxFileSize registry entry determines the absolute maximum size that both the .pst and the .ost files can grow to. After this maximum size is reached, Outlook does not permit the size of the file to grow beyond this size. The WarnFileSize registry entry The WarnFileSize registry entry determines the maximum data that both the ....

Google Chrome to Phone (google chrome extension and android application)

Bismillahiahmannirahim.... Aplikasi ini adalah aplikasi dimana user  Android bisa bertinteraksi dengan browser Google Chrome. tapi interaksi yang dilakukan baru bisa satu arah saja. dimana Link yang berada di Google Chrome bisa dikirim ke Android milik user . Ya..cukup meringankan ketika mau save link di Android ketika kita sedang online di PC. Langkah-langkah nya: Pertama-tama, download aplikasi Chrome to Phone untuk Android di market sini  atau .apk nya disini  atau disana . Kemudian buka browser Google Chrome, dan download extensionya disini Setelah terinstall di Chrome kemudian sign in dengan akun google anda yg sama digunakan untuk sign in di Android (ingat, usernamenya harus sama). kira2 seperti ini: Klik icon (chrome to phone) yang ada disebelah kanan atas google chrome kemudian masukkan email (username) dan password. kemudian klik Grant Access done! jika berhasil sign in akan tampil seperti gambar diatas Langkah sela...

Android May Beat iOS In App Loyalty

Conventional wisdom seems to hold that mobile users on Apple’s iOS do just about everything -- browse, download, click through -– more often than Google Android owners do on their handsets. There may be one key metric Android has all over iOS: app loyalty. According to app marketing firm Fiksu, across the 4 billion app actions it has tracked on its platform, an Android app user is twice as likely to stick with an app and load it 10 times or more than an Apple iOS app user. Fiksu helps app developers and brands get their apps discovered on iOS and Android via a platform that promotes the app and optimizes the campaign across multiple channels. One of the company’s key indices is user loyalty, not only how many downloads a client gets, but how many loyal users a campaign generates as measured by a set number of times the downloader re-opens the app after acquiring. Granted the sample base here was very high in actions measured, but it accounted for only 10 different apps that were...

Google Doc and Quick Office Pro

Bismillahirahman nirahim... ini adalah postingan ke-2 setelah tahun 2009. Lama juga yah. hmmmm well gw mungkin bukan orang yang suka ngeblog. cuma kalo misalkan pengetahuan gw ga di share, rugi juga yah. yowes, langsung lah... kali ini gw mau bahas Apliaksi Android Google Doc dan Quick Office Pro. Mungkin androiders udah pada tau yah aplikasi2 yang gw sebutin di atas. yak benar sekali, aplikasi-aplikasi tersebut untuk open & create file .doc , .xls, .ppt. Setelah gw dipindahkan bagian dari tempat gw bekerja, dimana komputer dan printer itu sedikit banget, yah akhirnya gw terbantukan dengan aplikasi-aplikasi tersebut. ga mungkin dong ketika riweuh time gw tiba-tiba pinjem komputer temen gw yang lg kerja? setidaknya gw bisa numpang share file buat di print, hehe. yuk kita bahas! Jadi ketika kita sign up untuk membuat akun google/ gmail, sebenernya kita udah banyak dapet fasilitas dari layanan google. seperti misalnya picasa, gtalk, free sms gmail, picasa, doc, Googl...