Kurang lebihnya ya gitu. Video yang trending di yutup. Na'uzubillah, sesungguhnya kiamat semakin dekat.
“Sesungguhnya di antara tanda-tanda hari Kiamat adalah: diangkatnya ilmu, tersebarnya kebodohan, diminumnya khamr, dan merajalelanya perzinaan.”. HR Al-Bukhari (no. 80)
Gimana nggak, itu video trending ditonton 4 juta kali. Gimana kalo yang nonton bocah/remaja yang masih butuh banget bimbingan orang tua. Mereka bisa aja anggep zina itu adalah hal yang biasa dan buat mereka yang kurang pendidikan agama menularkan perilaku zina ini. "Asal elo bertanggung jawab, ya ga masalah hamil dikuar nikah.", ini message yang gw terima. Gw ga kebayang, zaman anak gw nanti tumbuh dewasa pergaulan dunia ini udah kayak apaan.
Sebagai muslim, yang udah gw pelajari menyebarkan aib sendiri itu terlarang. Dalilnya?
Dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu, ia berkata: Aku mendengar Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Setiap ummatku diampuni kecuali mujâhir (orang yang membuka aib sendri), dan termasuk perbuatan membuka aib, seperti seorang hamba yang melakukan sebuah perbuatan pada malam hari kemudian keesokan harinya ia berkata, ‘Wahai, fulan ! Tadi malam aku telah melakukan ini dan itu,’ padahal malam harinya Allâh menutupi perbuatannya, akan tetapi keesokan harinya ia membuka penutup yang Allâh telah berikan”. [HR. Muslim]
Allâh Maha Penutup dan mencintai orang yang menutupi aib.NabiShallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :Sesungguhnya Allâh Subhanahu wa Ta’ala Maha Pemurah, kekal, dan Maha Penutup, Dia mencintai rasa malu dan sikap sitru (menyembunyikan aib). [Riwayat Abu Dawud dan Nasâ-i].
Kalo diliat dari videonya pun, mereka berdua ga ada banget rasa bersalah yang muncul dari diri mereka. Mereka mungkin bilang, kalian jangan ikut bandel, tapi ini statement sampah. Kalo mau orang jangan ikutin bandelnya kalian, ya udah cukup jangan cerita bandelnya. Dengan mereka menyebarkan aib, orang bisa aja mencontoh. Ini yang dikhawatirkan, bikin pengakuan sudah berzina dengan bahasa persuasif tanpa adanya penyesalan (IMO) ditambah nikah beda agama pula. Belum lagi anaknya nanti menjadi korban bullying karna tau dia anak diluar pernikahan.
Udah kepikiran sampai sana kah? Sudah siap menerima akibat dari cibiran orang ke anaknya? Sudah siapkah anaknya nerima bullying dari teman-temannya nanti? Orang tua yang bodoh kuadrat, anaknya yang mendapat ujian yang berat.
Mungkin ada yang beranggapan, "ya udah lah ya, yang zina mereka, yang dosa mereka, biar mereka urusin hidup mereka aja. Lo ngapain repot ngurusin hidup orang?". Terserah. Mereka aja bebas bertindak sesuka hati mereka. Gw juga punya kebebasan toh, buat meluruskan apa yang belok. Gw bukan ustadz/ pemuka agama. Cuma gw merasa punya suatu kewajiban meluruskan ini. Minimal ketika الله nanya gw di akhirat kelak "kamu udah ngeliat keburukan,kamu udah berbuat apa?" Minimal tulisan ini pertanggungjawabannya. Allahu'alam.
Semoga kita semua bisa menjaga akidah kita dan keluarga untuk tetap dijalur Islam sesuai Al-Qur'an dan As-Sunnah.
Komentar
Posting Komentar